Diberdayakan oleh Blogger.
ASRAMA UPTODATE
Tampilkan postingan dengan label Muhammadiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muhammadiyah. Tampilkan semua postingan
10.25
Kota Madiun - Pimpinan Daerah
Nasyiatul Aisyiyah Kota Madiun menyelenggarakan bakti sosial , (29/11/2014). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati milad Nasyiatul Aisyiyah yang ke 86. Bakti sosial
tersebut ditempatkan SMPN 3 Kere Kab. Madiun Desa Bolo Bodag Kec. Kere
Kabupaten Madiun. Daerah tersebut berada di kaki gunung Wilis.
Nasyiatul Aisyiyah Kota Madiun Selenggarakan Bakti Sosial
Written By pa-ponpes-muhammadiyah-madiun on Desember 02, 2014 | 10.25
![]() |
| persiapan bakti Sosial |
Bantuan yang telah di berikan kepada para warga adalah 25 kardus
pakaian, buku dan alat tulis, sejumlah 50 KG beras paket sembako,
sejumlah uang bantuan sebesar Rp. 4.800.000 dan pemeriksaan gratis oleh
tim dari RS Islam Siti Aisyah Kota Madiun. Alhamdulillah acara baksos
ini mendapat sambutan baik dari PDM, Laziz serta sejumlah wali murid
KB/TK Aisyiyah. Semoga dapat membawa berkah bagi kita semua. Amiin (saif/wahyudian/sp) dikutip dari laman sang pencerah
foto-foto Lain
![]() |
| penyerahan bantuan |
![]() |
| persiapan Pengemasan Semabako |
![]() |
| Pengobatan Gratis |
Labels:
Berita,
Muhammadiyah,
Muhammadiyah madiun,
News artikel,
Panti asuha
21.07
VISI-MISI-TUJUAN PA PONPES MUHAMMADIYAH MADIUN
Written By pa-ponpes-muhammadiyah-madiun on Oktober 24, 2012 | 21.07
Visi, Misi, dan Tujuan Panti Asuhan & Pondok Pesantren
Muhammadiyah Kota Madiun
14.22
Ideologi Muhammadiyah
Written By pa-ponpes-muhammadiyah-madiun on Oktober 16, 2012 | 14.22
Sebagai gerakan sosial keagamaan, Muhammadiyah, yang didirikan oleh
K.H. Ahmad Dahlan pada 8 Dzulhijjah 1330 atau 18 Nopember 1912 di Yogyakarta, memiliki
sistem keyakinan dan pemikiran yang menjelaskan cita-cita atau tujuan yang
hendak diwujudkan dan tindakan-tindakan yang dilakukan untuk mewujudkan
cita-cita tersebut. Sistem keyakian dan pemikiran tersebut dapat disebut
sebagai “ideologi.” Dengan pengertian lain, ideologi merupakan sistem pemikiran
yang berusaha menjelaskan dunia dan cara-cara mengatasi dan mengubahnya. Ideologi
mengandung beberapa unsur pokok, antara lain: pandangan yang menyeluruh tentang
manusia, dunia dan alam semesta; rencana penataan sosial-politik berdasarkan
pandangan tersebut; kesadaran dalam bentuk perjuangan melakukan perubahan
berdasarkan paham yang dianut; usaha mengarahkan masyarakat untuk menerima
pandangan tersebut memalui loyalitas dan keterlibatan pengikutnya; dan
menggerakkan para kader dan pengikut untuk mendukung pandangan ideologi
tersebut.[1]
Dalam dokumen resmi Muhammadiyah yang berjudul “Rumusan Pokok-Pokok
Persoalan tentang Ideologi Keyakinan Hidup Muhammadiyah” disebutkan bahwa
ideologi adalah “ajaran atau ilmu pengetahuan yang secara sistematis dan
menyeluruh membahas mengenai gagasan, cara-cara, angan-angan atau gambaran
dalam pikiran, untuk mendapatkan keyakinan mengenai hidup dan kehidupan yang
benar dan tepat.” Ideologi juga merupakan keyakinan hidup yang mencakup
pandangan hidup, tujuan hidup, ajaran dan cara yang dipergunakan untuk
melaksanakan pandangan hidup dalam mencapai tujuan hidup tersebut.[2]
Dalam hal ini, dapat dikatakan bahwa ideologi Muhammadiyah adalah sistem
keyakinan, cita-cita, dan perjuangan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dalam
mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” yang meliputi paham agama
dalam Muhammadiyah, hakikat Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, dan misi,
fungsi dan strategi perjuangan Muhammadiyah.[3]
[1] Lihat
“Revitalisasi Ideologi Muhammadiyah: Konsolidasi Bidang Cita-cita dan Keyakinan
Hidup,” dalam Manhaj Gerakan
Muhammadiyah: Ideologi, Khittah, dan Langkah (Yogyakarta: Suara Muhammadiyah dan Majelis
Pendidikan Kader PP Muhammadiyah, 2010), 253-254.
[2] Pimpinan
Pusat Muhammadiyah, Putusan Mu’tamar
Muhammadiyah Ke-37 (Yogyakarta: PP Muhammadiyah, 1968).
[3]
Haedar Nashir, “Memahami Manhaj Gerakan
Muhammadiyah,” dalam Manhaj Gerakan
Muhammadiyah: Ideologi, Khittah, dan Langkah, xvi.
Labels:
ARTIKEL NEWS,
Muhammadiyah



